Kalkulator Kalkulator Skala Morse (Morse Fall Scale)
Tentang Kalkulator Skala Morse (Morse Fall Scale)
Skala Morse (Morse Fall Scale/MFS) adalah instrumen skrining risiko jatuh pada pasien dewasa yang dirawat inap. Dikembangkan oleh Janice Morse (1989), skala ini menilai 6 faktor risiko dengan bobot poin spesifik, lalu menjumlahkannya menjadi skor total 0-125. Semakin tinggi skor, semakin besar risiko pasien mengalami jatuh, sehingga perawat dapat menetapkan tingkat kewaspadaan dan intervensi pencegahan yang sesuai. Kalkulator ini umum dipakai perawat di bangsal rawat inap dan menjadi materi penting pembelajaran manajemen keselamatan pasien (patient safety).
Komponen Penilaian
Riwayat jatuh (dalam 3 bulan terakhir atau saat dirawat)
- Tidak = 0
- Ya = 25
Diagnosis sekunder (lebih dari satu diagnosis medis)
- Tidak = 0
- Ya = 15
Alat bantu jalan
- Tidak ada / bedrest / dibantu perawat = 0
- Kruk / tongkat / walker = 15
- Berpegangan pada furnitur (meja/kursi/dinding) = 30
Terpasang infus / heparin lock (terapi intravena)
- Tidak = 0
- Ya = 20
Gaya berjalan (cara berpindah/transfer)
- Normal / bedrest / kursi roda = 0
- Lemah (langkah pendek, mungkin terseret) = 10
- Terganggu (kesulitan bangkit, kepala menunduk, pegangan furnitur) = 20
Status mental (kesadaran akan kemampuan diri)
- Sadar akan kemampuan/keterbatasan diri = 0
- Lupa keterbatasan / menilai diri berlebih (overestimate) = 15
Interpretasi Skor
| Skor | Kategori | Makna / Tindakan |
|---|---|---|
| 0–24 | Risiko rendah | Terapkan tindakan pencegahan jatuh dasar/umum: kunci roda tempat tidur, bel panggil dalam jangkauan, alas kaki anti-slip, edukasi pasien & keluarga. |
| 25–44 | Risiko sedang | Terapkan intervensi pencegahan jatuh standar: posisikan tempat tidur rendah dengan pengaman terpasang, dampingi saat mobilisasi/ke toilet, pasang penanda risiko jatuh. |
| 45–125 | Risiko tinggi | Terapkan protokol pencegahan jatuh risiko tinggi: pengawasan ketat, gelang/penanda kuning, alat bantu dekat pasien, evaluasi ulang berkala, libatkan keluarga sebagai penunggu. |
Kaitan dengan Asuhan Keperawatan
Skor ini sering dipakai dalam pengkajian pada: Askep Stroke · Askep Fraktur · Pemeriksaan Fisik · Tanda Tanda Vital · Range Of Motion.
Kuasai Penilaian Klinis di AKPER YUKI
Pelajari instrumen pengkajian & skill keperawatan di lab modern + praktik 40+ RS mitra. D3 terakreditasi BAN-PT.
📝 Daftar PMB 2026📚 Program D3Pertanyaan Umum (FAQ)
Berapa skor maksimal Skala Morse dan dari mana angkanya?
Skor maksimal adalah 125, diperoleh dari penjumlahan bobot tertinggi tiap item: riwayat jatuh 25 + diagnosis sekunder 15 + alat bantu (berpegangan furnitur) 30 + terpasang infus 20 + gaya berjalan terganggu 20 + status mental lupa keterbatasan 15 = 125.
Pada skor berapa pasien dikategorikan risiko tinggi jatuh?
Pasien masuk kategori risiko tinggi jika skor total mencapai 45 atau lebih. Skor 0-24 termasuk risiko rendah dan 25-44 risiko sedang. Pasien risiko tinggi memerlukan protokol pencegahan jatuh intensif.
Apa beda item 'alat bantu jalan' dan 'gaya berjalan' pada Skala Morse?
Item 'alat bantu jalan' menilai apa yang dipegang/dipakai pasien untuk berpindah (mis. tongkat=15, berpegangan furnitur=30), sedangkan 'gaya berjalan' menilai cara/kualitas langkah pasien (normal=0, lemah=10, terganggu=20). Keduanya item terpisah dengan poin masing-masing dan dijumlahkan.
