Lewati ke konten utama

Kalkulator IMT (Indeks Massa Tubuh / BMI)

Indeks Massa Tubuh Anda:

Rumus IMT (Indeks Massa Tubuh)

IMT = Berat Badan (kg) ÷ [Tinggi Badan (m)]²

Tinggi badan dalam meter (cm ÷ 100). Contoh: BB 60 kg, TB 165 cm (1,65 m): IMT = 60 ÷ (1,65)² = 60 ÷ 2,72 = 22,0 kg/m² (Normal).

Kategori IMT (Standar Asia-Pasifik / WHO)

KategoriIMT (kg/m²)
Berat badan kurang< 18,5
Normal (ideal)18,5 – 22,9
Berisiko (overweight)23,0 – 24,9
Obesitas I25,0 – 29,9
Obesitas II≥ 30,0

⚠️ Kategori di atas menggunakan klasifikasi Asia-Pasifik (cut-off lebih rendah dari standar internasional, sesuai karakteristik tubuh Asia).

Manfaat Mengetahui IMT

IMT membantu skrining status gizi & risiko penyakit (hipertensi, diabetes, jantung). Perawat menggunakan IMT dalam pengkajian gizi pasien. Pelajari askep diabetes & askep hipertensi yang berkaitan dengan obesitas.

Pelajari Keperawatan Lebih Dalam

Kuasai perhitungan klinis & skill keperawatan di AKPER YUKI — D3 terakreditasi BAN-PT.

📝 Daftar PMB 2026📚 Program D3

Pertanyaan Umum (FAQ)

Bagaimana cara menghitung IMT?

Rumus IMT = Berat Badan (kg) dibagi Tinggi Badan kuadrat (meter²). Contoh BB 60 kg, TB 1,65 m: IMT = 60 ÷ (1,65×1,65) = 22,0 kg/m².

Berapa IMT normal?

Menurut standar Asia-Pasifik, IMT normal/ideal adalah 18,5–22,9 kg/m². Di bawah 18,5 = kurus, 23-24,9 = berisiko, 25-29,9 = obesitas I, ≥30 = obesitas II.

Apa beda IMT dan BMI?

IMT (Indeks Massa Tubuh) dan BMI (Body Mass Index) adalah hal yang sama — IMT adalah istilah Indonesia, BMI istilah Inggris. Rumus dan kategorinya identik.

✓ Terakreditasi BAN-PT
✓ LAM-PTKes
✓ Yayasan UKI
✓ 40+ RS Mitra
✓ Sejak 1999