Asuhan Keperawatan (Askep) Fraktur
Pengertian Fraktur
Fraktur (patah tulang) adalah terputusnya kontinuitas jaringan tulang akibat trauma atau kondisi patologis. Dapat bersifat tertutup (kulit utuh) atau terbuka (tulang menembus kulit), dan memerlukan imobilisasi serta penanganan untuk penyembuhan optimal.
Etiologi (Penyebab)
- Trauma langsung (kecelakaan, jatuh, benturan)
- Trauma tidak langsung (puntiran)
- Fraktur patologis (osteoporosis, tumor tulang)
- Stress fracture (beban berulang)
Manifestasi Klinis (Tanda & Gejala)
- Nyeri hebat pada area fraktur
- Deformitas (perubahan bentuk)
- Bengkak & memar
- Keterbatasan/kehilangan fungsi gerak
- Krepitasi (suara gesekan tulang)
Pengkajian Keperawatan
Data yang dikaji perawat pada pasien Fraktur:
- Mekanisme cedera & riwayat trauma
- Skala & lokasi nyeri
- Status neurovaskular distal (5P: pain, pallor, pulse, paresthesia, paralysis)
- Tanda perdarahan & syok
- Hasil rontgen
Diagnosa & Intervensi Keperawatan
Diagnosa keperawatan utama Fraktur beserta intervensi (rencana tindakan):
1. Nyeri akut b.d diskontinuitas jaringan tulang
Intervensi Keperawatan:
- Kaji nyeri (PQRST, skala)
- Imobilisasi area fraktur (bidai/gips)
- Atur posisi & elevasi ekstremitas
- Kolaborasi pemberian analgesik
2. Gangguan mobilitas fisik b.d kerusakan integritas tulang
Intervensi Keperawatan:
- Kaji kemampuan mobilitas
- Bantu ADL & latihan ROM pada sendi tidak cedera
- Ajarkan penggunaan alat bantu (kruk)
- Kolaborasi fisioterapi
3. Risiko gangguan neurovaskular perifer b.d kompresi/edema
Intervensi Keperawatan:
- Monitor status neurovaskular distal (5P)
- Pantau warna, suhu, & CRT
- Hindari penekanan berlebih pada gips
- Laporkan segera bila ada tanda sindrom kompartemen
Evaluasi Keperawatan
Evaluasi menggunakan metode SOAP untuk menilai pencapaian tujuan asuhan. Asuhan disesuaikan kembali bila tujuan belum tercapai.
Lihat juga: Konsep Asuhan Keperawatan 5 Tahap · Daftar Askep Lengkap
Ingin Mahir Menyusun Asuhan Keperawatan?
Pelajari askep mendalam + praktik di 40+ RS mitra. Daftar D3 Keperawatan AKPER YUKI — terakreditasi BAN-PT.
📝 Daftar PMB 2026📚 Program D3Pertanyaan Umum (FAQ) Askep Fraktur
Apa diagnosa keperawatan fraktur?
Diagnosa utama fraktur: nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, risiko gangguan neurovaskular perifer, dan risiko infeksi (pada fraktur terbuka).
Apa intervensi keperawatan fraktur?
Intervensi: manajemen nyeri, imobilisasi (bidai/gips), elevasi ekstremitas, monitor status neurovaskular (5P), latihan ROM, dan kolaborasi fisioterapi.
Apa itu pengkajian 5P pada fraktur?
5P adalah pengkajian status neurovaskular distal: Pain (nyeri), Pallor (pucat), Pulse (denyut nadi), Paresthesia (kesemutan), dan Paralysis (kelumpuhan). Penting untuk deteksi dini sindrom kompartemen.
