Lewati ke konten utama

Diagnosa Keperawatan: Jenis, SDKI & Contoh

Diagnosa keperawatan adalah tahap kedua dalam proses keperawatan, menjembatani pengkajian dengan perencanaan intervensi. Penegakan diagnosa yang tepat menentukan kualitas asuhan.

Pengertian Diagnosa Keperawatan

Diagnosa keperawatan adalah penilaian klinis mengenai respon individu, keluarga, atau komunitas terhadap masalah kesehatan/proses kehidupan yang aktual maupun potensial. Diagnosa ini menjadi dasar pemilihan intervensi keperawatan untuk mencapai hasil yang menjadi tanggung jawab perawat.

Diagnosa Keperawatan vs Diagnosa Medis

AspekDiagnosa KeperawatanDiagnosa Medis
FokusRespon pasien terhadap masalahPenyakit/patologi
PenegakPerawatDokter
ContohKetidakstabilan kadar glukosa darahDiabetes Melitus
SifatBerubah sesuai respon pasienRelatif tetap

3 Jenis Diagnosa Keperawatan (SDKI)

1. Diagnosa Aktual

Masalah keperawatan yang sedang dialami pasien saat ini, didukung tanda & gejala. Contoh: Nyeri akut, Bersihan jalan napas tidak efektif, Defisit nutrisi.

2. Diagnosa Risiko

Masalah yang berpotensi terjadi bila tidak ada intervensi, ditandai faktor risiko (belum ada tanda-gejala). Contoh: Risiko infeksi, Risiko jatuh, Risiko hipovolemia.

3. Diagnosa Promosi Kesehatan

Keinginan & motivasi pasien meningkatkan kesejahteraan. Contoh: Kesiapan peningkatan nutrisi, Kesiapan peningkatan manajemen kesehatan.

Format Penulisan Diagnosa: PES

Diagnosa keperawatan ditulis dengan format PES:

Contoh lengkap: "Nyeri akut b.d agen pencedera fisik d.d pasien mengeluh nyeri skala 7, tampak meringis, TD 140/90."

Standar Diagnosa: NANDA-I & SDKI

NANDA-I (North American Nursing Diagnosis Association) adalah standar internasional. SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia) dari PPNI adalah standar nasional, terbagi dalam 14 kategori & subkategori. SDKI dilengkapi SLKI (luaran) dan SIKI (intervensi).

Contoh Diagnosa Keperawatan per Kasus

Lihat penerapan diagnosa keperawatan lengkap pada berbagai penyakit di kumpulan contoh askep kami — mulai dari hipertensi, diabetes, hingga stroke.

Kuasai Diagnosa Keperawatan di AKPER YUKI

Penegakan diagnosa keperawatan berdasarkan SDKI dipelajari mendalam di program D3 Keperawatan AKPER YUKI, dilatih melalui praktik klinik nyata di 40+ RS mitra.

Mulai Karier Perawat dari AKPER YUKI

D3 Keperawatan terakreditasi BAN-PT di Jakarta sejak 1999. PMB 2026/2027 dibuka!

📝 Daftar PMB 2026📚 Program D3

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu diagnosa keperawatan?

Diagnosa keperawatan adalah penilaian klinis tentang respon individu, keluarga, atau komunitas terhadap masalah kesehatan aktual atau potensial. Berbeda dari diagnosa medis yang fokus pada penyakit.

Apa saja jenis diagnosa keperawatan menurut SDKI?

SDKI membagi 3 jenis: (1) Diagnosa Aktual — masalah yang sedang terjadi; (2) Diagnosa Risiko — berpotensi terjadi; (3) Diagnosa Promosi Kesehatan — keinginan meningkatkan kesejahteraan.

Apa itu format PES dalam diagnosa keperawatan?

PES adalah format penulisan diagnosa: Problem (masalah) + Etiology (penyebab/b.d) + Sign/Symptom (tanda-gejala/d.d). Contoh: Nyeri akut b.d agen cedera fisik d.d pasien mengeluh nyeri skala 7.

Apa beda NANDA dan SDKI?

NANDA-I adalah standar diagnosa keperawatan internasional. SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia) adalah standar nasional dari PPNI yang disesuaikan konteks Indonesia. Keduanya bisa digunakan.

✓ Terakreditasi BAN-PT
✓ LAM-PTKes
✓ Yayasan UKI
✓ 40+ RS Mitra
✓ Sejak 1999