Lewati ke konten utama

Asuhan Keperawatan (Askep) Kanker Serviks (Ca Cervix)

⚕️ Catatan: Konten ini adalah materi edukasi keperawatan untuk pembelajaran mahasiswa & tenaga kesehatan. Bukan pengganti penilaian klinis profesional. Setiap asuhan keperawatan harus disesuaikan dengan kondisi individual pasien.

Pengertian Kanker Serviks (Ca Cervix)

Kanker serviks (Ca cervix) adalah pertumbuhan sel ganas pada epitel leher rahim (serviks uteri), yaitu bagian bawah rahim yang menghubungkan korpus uteri dengan vagina. Mayoritas kasus (sekitar 90-95%) berjenis karsinoma sel skuamosa yang berasal dari zona transformasi (sambungan skuamokolumnar), sisanya adenokarsinoma. Penyakit ini berkembang lambat melalui lesi prakanker (displasia/CIN — Cervical Intraepithelial Neoplasia) yang dapat terdeteksi melalui skrining IVA atau Pap smear sebelum menjadi invasif. Hampir seluruh kasus berkaitan dengan infeksi Human Papillomavirus (HPV) risiko tinggi yang persisten. Kanker serviks merupakan salah satu kanker tersering pada perempuan Indonesia dan menjadi penyebab kematian akibat kanker yang tinggi karena banyak terdiagnosis pada stadium lanjut.

Etiologi (Penyebab)

Manifestasi Klinis (Tanda & Gejala)

Pengkajian Keperawatan

Data yang dikaji perawat pada pasien Kanker Serviks (Ca Cervix):

Diagnosa & Intervensi Keperawatan

Berikut diagnosa keperawatan utama Kanker Serviks (Ca Cervix) (SDKI) beserta intervensi (SIKI):

1. Nyeri kronis b.d infiltrasi tumor pada jaringan serviks dan organ panggul d.d klien mengeluh nyeri menetap, skala nyeri meningkat, dan wajah meringis

Intervensi Keperawatan:

2. Ansietas b.d ancaman terhadap kematian dan ketidakpastian prognosis penyakit d.d klien tampak gelisah, tegang, dan mengungkapkan kekhawatiran akan kondisinya

Intervensi Keperawatan:

3. Gangguan citra tubuh b.d perubahan fungsi tubuh akibat penyakit dan efek terapi (perubahan fungsi seksual, efek radiasi) d.d klien mengungkapkan perasaan negatif tentang tubuh dan menolak melihat/menyentuh area yang berubah

Intervensi Keperawatan:

Evaluasi Keperawatan

Evaluasi dicatat dalam format SOAP: data Subjektif (mis. klien melaporkan skala nyeri turun dari 7 menjadi 3 dan ansietas berkurang) dan Objektif (mis. wajah tampak rileks, TTV stabil, klien mau berdiskusi tentang perubahan tubuh) dibandingkan terhadap luaran SLKI; lalu Assessment menyatakan apakah masalah teratasi/teratasi sebagian/belum teratasi, dan Planning menetapkan intervensi dilanjutkan, dimodifikasi, atau dihentikan. Evaluasi dilakukan dengan metode SOAP untuk menilai pencapaian tujuan asuhan: teratasi, teratasi sebagian, atau belum teratasi.

Lihat juga: Konsep Asuhan Keperawatan 5 Tahap · Askep Ca Mammae (Kanker Payudara) · Askep Nyeri Akut · Askep Ansietas (Kecemasan) · Daftar Askep Lengkap

Ingin Mahir Menyusun Asuhan Keperawatan?

Pelajari askep secara mendalam + praktik di 40+ RS mitra. Daftar D3 Keperawatan AKPER YUKI — terakreditasi BAN-PT.

📝 Daftar PMB 2026📚 Program D3

Pertanyaan Umum (FAQ) Askep Kanker Serviks (Ca Cervix)

Apa penyebab utama kanker serviks dan bagaimana cara pencegahannya?

Penyebab utama adalah infeksi HPV risiko tinggi yang persisten, terutama tipe 16 dan 18 yang menyebabkan sekitar 70% kasus. Pencegahan dilakukan dengan vaksinasi HPV (idealnya sebelum aktif seksual), skrining rutin IVA atau Pap smear, menghindari berganti pasangan seksual, dan tidak merokok.

Apa perbedaan skrining IVA dan Pap smear?

IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) mengoleskan asam asetat 3-5% pada serviks; lesi prakanker akan tampak putih (acetowhite) dan hasilnya langsung diketahui, murah, serta cocok untuk fasilitas terbatas. Pap smear mengambil sampel sel serviks untuk diperiksa di laboratorium (sitologi), lebih sensitif mendeteksi sel abnormal namun butuh waktu dan tenaga laboratorium.

Mengapa perdarahan pasca-senggama (kontak) menjadi tanda khas kanker serviks?

Jaringan tumor pada serviks sangat rapuh dan kaya pembuluh darah baru (neovaskularisasi), sehingga gesekan saat berhubungan seksual mudah memicu perdarahan. Perdarahan kontak bersama keputihan berbau adalah tanda peringatan dini yang harus segera diperiksakan.

✓ Terakreditasi BAN-PT
✓ LAM-PTKes
✓ Yayasan UKI
✓ 40+ RS Mitra
✓ Sejak 1999