Asuhan Keperawatan (Askep) Typhoid (Demam Tifoid)
Pengertian Typhoid (Demam Tifoid)
Demam Tifoid (typhoid fever) adalah penyakit infeksi sistemik akut yang disebabkan bakteri Salmonella typhi, ditularkan melalui makanan/minuman terkontaminasi. Ditandai demam berkepanjangan (step-ladder), gangguan pencernaan, dan gangguan kesadaran.
Etiologi (Penyebab)
- Infeksi bakteri Salmonella typhi
- Penularan fecal-oral (makanan/air terkontaminasi)
- Sanitasi & higiene buruk
- Carrier (pembawa kuman)
Manifestasi Klinis
- Demam berkepanjangan (pola step-ladder, naik bertahap)
- Nyeri kepala & malaise
- Gangguan pencernaan (mual, kembung, konstipasi/diare)
- Lidah kotor (coated tongue) dengan tepi kemerahan
- Bradikardia relatif, penurunan kesadaran
Pengkajian Keperawatan
- Pola & durasi demam
- Status hidrasi & nutrisi
- Pemeriksaan abdomen & lidah
- Tingkat kesadaran
- Hasil lab (Widal, Tubex, kultur darah)
Diagnosa & Intervensi Keperawatan
Diagnosa keperawatan utama Typhoid (Demam Tifoid) beserta intervensi:
1. Hipertermia b.d proses infeksi Salmonella typhi
Intervensi:
- Monitor suhu tubuh berkala
- Berikan kompres hangat & banyak minum
- Anjurkan tirah baring
- Kolaborasi pemberian antipiretik & antibiotik
2. Defisit nutrisi b.d mual, anoreksia & gangguan absorpsi
Intervensi:
- Kaji intake nutrisi
- Berikan diet lunak rendah serat (cegah perdarahan usus)
- Makan porsi kecil tapi sering
- Kolaborasi dengan ahli gizi
3. Risiko hipovolemia b.d demam & intake kurang
Intervensi:
- Monitor tanda dehidrasi & balance cairan
- Anjurkan banyak minum
- Berikan cairan IV bila perlu
- Monitor tanda vital
Evaluasi Keperawatan
Evaluasi menggunakan SOAP untuk menilai pencapaian tujuan. Lihat juga: Konsep Asuhan Keperawatan · Daftar Askep Lengkap
Ingin Mahir Asuhan Keperawatan?
Pelajari askep mendalam + praktik di 40+ RS mitra. Daftar D3 Keperawatan AKPER YUKI.
📝 Daftar PMB 2026📚 Program D3FAQ Askep Typhoid (Demam Tifoid)
Apa diagnosa keperawatan typhoid?
Diagnosa utama demam tifoid: hipertermia, defisit nutrisi, risiko hipovolemia, dan intoleransi aktivitas.
Apa intervensi keperawatan demam tifoid?
Intervensi: manajemen demam, tirah baring total, diet lunak rendah serat (cegah perdarahan/perforasi usus), manajemen cairan, dan kolaborasi pemberian antibiotik.
Mengapa pasien tifoid harus diet lunak?
Diet lunak rendah serat diberikan untuk mencegah komplikasi serius tifoid yaitu perdarahan dan perforasi usus, karena bakteri menyerang dinding usus halus.
