Asuhan Keperawatan (Askep) PPOK (COPD)
Pengertian PPOK (COPD)
PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) atau COPD adalah penyakit paru kronis progresif yang ditandai keterbatasan aliran udara (airflow limitation) yang tidak sepenuhnya reversibel. Mencakup bronkitis kronis dan emfisema, umumnya akibat merokok.
Etiologi (Penyebab)
- Merokok (penyebab utama)
- Paparan polusi & asap jangka panjang
- Paparan debu/bahan kimia okupasi
- Defisiensi alfa-1 antitripsin (genetik)
Manifestasi Klinis
- Sesak napas progresif (terutama saat aktivitas)
- Batuk kronis produktif
- Mengi (wheezing)
- Barrel chest (dada tong)
- Penggunaan otot bantu napas
Pengkajian Keperawatan
- Pola & frekuensi napas
- Saturasi oksigen & AGD
- Auskultasi (wheezing, ronki)
- Toleransi aktivitas
- Riwayat merokok & spirometri
Diagnosa & Intervensi Keperawatan
Diagnosa keperawatan utama PPOK (COPD) beserta intervensi:
1. Bersihan jalan napas tidak efektif b.d hipersekresi & bronkospasme
Intervensi:
- Auskultasi suara napas
- Ajarkan batuk efektif & pursed-lip breathing
- Anjurkan hidrasi adekuat
- Kolaborasi bronkodilator & mukolitik
2. Gangguan pertukaran gas b.d ketidakseimbangan ventilasi-perfusi
Intervensi:
- Monitor saturasi oksigen & AGD
- Berikan oksigen aliran rendah (hati-hati retensi CO2)
- Posisikan fowler/orthopneic
- Monitor tanda gagal napas
3. Intoleransi aktivitas b.d ketidakseimbangan suplai oksigen
Intervensi:
- Kaji toleransi aktivitas
- Ajarkan teknik konservasi energi
- Tingkatkan aktivitas bertahap
- Anjurkan berhenti merokok
Evaluasi Keperawatan
Evaluasi menggunakan SOAP untuk menilai pencapaian tujuan. Lihat juga: Konsep Asuhan Keperawatan · Daftar Askep Lengkap
Ingin Mahir Asuhan Keperawatan?
Pelajari askep mendalam + praktik di 40+ RS mitra. Daftar D3 Keperawatan AKPER YUKI.
📝 Daftar PMB 2026📚 Program D3FAQ Askep PPOK (COPD)
Apa diagnosa keperawatan PPOK?
Diagnosa utama PPOK/COPD: bersihan jalan napas tidak efektif, gangguan pertukaran gas, pola napas tidak efektif, dan intoleransi aktivitas.
Apa intervensi keperawatan PPOK?
Intervensi: ajarkan batuk efektif & pursed-lip breathing, oksigen aliran rendah, teknik konservasi energi, edukasi berhenti merokok, dan kolaborasi bronkodilator.
Mengapa oksigen PPOK harus aliran rendah?
Pada PPOK, oksigen aliran tinggi dapat menekan dorongan napas (karena pasien bergantung pada hypoxic drive), berisiko menyebabkan retensi CO2 dan gagal napas. Maka diberikan aliran rendah terkontrol.
