Asuhan Keperawatan (Askep) Hepatitis
Pengertian Hepatitis
Hepatitis adalah peradangan pada hati (liver) yang dapat disebabkan virus (A, B, C, D, E), alkohol, obat, atau autoimun. Ditandai gangguan fungsi hati, ikterus (kuning), dan gangguan metabolisme.
Etiologi (Penyebab)
- Infeksi virus hepatitis A, B, C, D, E
- Konsumsi alkohol berlebihan
- Hepatotoksik (obat, toksin)
- Autoimun
Manifestasi Klinis
- Ikterus (kulit & sklera kuning)
- Mual, muntah, anoreksia
- Nyeri/rasa penuh perut kanan atas
- Urin gelap & feses pucat
- Lemah & malaise
Pengkajian Keperawatan
- Tingkat ikterus & warna urin/feses
- Status nutrisi & berat badan
- Nyeri abdomen kuadran kanan atas
- Hasil lab (SGOT, SGPT, bilirubin, serologi)
- Tingkat keletihan
Diagnosa & Intervensi Keperawatan
Diagnosa keperawatan utama Hepatitis beserta intervensi:
1. Defisit nutrisi b.d anoreksia, mual & gangguan metabolisme
Intervensi:
- Kaji intake & status nutrisi
- Berikan diet tinggi karbohidrat, cukup protein, rendah lemak
- Makan porsi kecil tapi sering
- Kolaborasi dengan ahli gizi
2. Intoleransi aktivitas b.d keletihan & gangguan metabolisme hati
Intervensi:
- Kaji tingkat keletihan
- Anjurkan tirah baring saat fase akut
- Bantu ADL sesuai kebutuhan
- Tingkatkan aktivitas bertahap
3. Risiko penularan infeksi b.d sifat menular virus hepatitis
Intervensi:
- Edukasi cara penularan & pencegahan
- Terapkan kewaspadaan standar
- Edukasi vaksinasi kontak (hepatitis B)
- Hindari berbagi alat pribadi
Evaluasi Keperawatan
Evaluasi menggunakan SOAP untuk menilai pencapaian tujuan. Lihat juga: Konsep Asuhan Keperawatan · Daftar Askep Lengkap
Ingin Mahir Asuhan Keperawatan?
Pelajari askep mendalam + praktik di 40+ RS mitra. Daftar D3 Keperawatan AKPER YUKI.
📝 Daftar PMB 2026📚 Program D3FAQ Askep Hepatitis
Apa diagnosa keperawatan hepatitis?
Diagnosa utama hepatitis: defisit nutrisi, intoleransi aktivitas, risiko penularan infeksi, dan gangguan rasa nyaman.
Apa intervensi keperawatan hepatitis?
Intervensi: manajemen nutrisi (tinggi karbohidrat, rendah lemak), tirah baring fase akut, edukasi pencegahan penularan, kewaspadaan standar, dan monitor fungsi hati.
Apa diet untuk pasien hepatitis?
Diet hepatitis: tinggi karbohidrat (sumber energi), protein cukup (sesuai fungsi hati), rendah lemak (kurangi beban hati), porsi kecil sering, dan hindari alkohol sepenuhnya.
