Asuhan Keperawatan (Askep) Gout (Asam Urat)
Pengertian Gout (Asam Urat)
Gout (artritis gout/asam urat) adalah penyakit metabolik akibat penumpukan kristal asam urat (monosodium urat) pada sendi, menyebabkan peradangan, nyeri hebat, bengkak, dan kemerahan, terutama pada sendi ibu jari kaki.
Etiologi (Penyebab)
- Hiperurisemia (kadar asam urat darah tinggi)
- Konsumsi makanan tinggi purin (jeroan, seafood)
- Gangguan ekskresi asam urat ginjal
- Faktor genetik, obesitas, alkohol
Manifestasi Klinis
- Nyeri sendi hebat mendadak (terutama malam)
- Bengkak, merah, & hangat pada sendi
- Sendi ibu jari kaki tersering (podagra)
- Keterbatasan gerak sendi
- Tofus (benjolan kristal) pada gout kronis
Pengkajian Keperawatan
- Lokasi, skala, & karakteristik nyeri sendi
- Tanda inflamasi sendi
- Riwayat pola makan (purin)
- Kadar asam urat darah
- Tingkat keterbatasan aktivitas
Diagnosa & Intervensi Keperawatan
Diagnosa keperawatan utama Gout (Asam Urat) beserta intervensi:
1. Nyeri akut b.d inflamasi sendi akibat kristal urat
Intervensi:
- Kaji nyeri (PQRST, skala)
- Istirahatkan & elevasi sendi yang nyeri
- Kompres dingin pada fase akut
- Kolaborasi pemberian anti-inflamasi (NSAID/kolkisin)
2. Gangguan mobilitas fisik b.d nyeri & inflamasi sendi
Intervensi:
- Kaji kemampuan mobilitas
- Bantu ADL saat serangan akut
- Ajarkan ROM saat nyeri mereda
- Anjurkan hindari aktivitas membebani sendi
3. Defisit pengetahuan b.d manajemen diet gout
Intervensi:
- Edukasi diet rendah purin (hindari jeroan, seafood, alkohol)
- Anjurkan banyak minum air putih
- Edukasi pentingnya kepatuhan obat penurun asam urat
- Anjurkan kontrol kadar asam urat berkala
Evaluasi Keperawatan
Evaluasi menggunakan SOAP untuk menilai pencapaian tujuan. Lihat juga: Konsep Asuhan Keperawatan · Daftar Askep Lengkap
Ingin Mahir Asuhan Keperawatan?
Pelajari askep mendalam + praktik di 40+ RS mitra. Daftar D3 Keperawatan AKPER YUKI.
📝 Daftar PMB 2026📚 Program D3FAQ Askep Gout (Asam Urat)
Apa diagnosa keperawatan gout/asam urat?
Diagnosa utama gout: nyeri akut (inflamasi sendi), gangguan mobilitas fisik, dan defisit pengetahuan tentang diet.
Apa intervensi keperawatan gout?
Intervensi: manajemen nyeri (istirahat sendi, kompres dingin saat akut), edukasi diet rendah purin, anjuran banyak minum, dan kolaborasi pemberian NSAID/kolkisin.
Apa makanan yang dihindari penderita gout?
Hindari makanan tinggi purin: jeroan (hati, ampela), seafood (udang, kerang), daging merah berlebih, alkohol, dan minuman manis. Perbanyak air putih.
