Lewati ke konten utama

Asuhan Keperawatan (Askep) BBLR (Berat Badan Lahir Rendah)

⚕️ Catatan: Konten ini adalah materi edukasi keperawatan untuk pembelajaran mahasiswa & tenaga kesehatan. Bukan pengganti penilaian klinis profesional. Setiap asuhan keperawatan harus disesuaikan dengan kondisi individual pasien.

Pengertian BBLR (Berat Badan Lahir Rendah)

Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah keadaan bayi baru lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram tanpa memandang usia gestasi, yang ditimbang dalam satu jam pertama setelah lahir. BBLR dapat disebabkan oleh kelahiran prematur (usia gestasi <37 minggu) maupun pertumbuhan janin terhambat (IUGR), atau kombinasi keduanya. Bayi BBLR memiliki organ tubuh yang belum matang sehingga rentan mengalami gangguan termoregulasi (hipotermia), gangguan pernapasan, kesulitan pemberian nutrisi akibat refleks isap-telan yang lemah, serta peningkatan risiko infeksi karena imaturitas sistem imun. Kondisi ini merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal sehingga memerlukan asuhan keperawatan yang cermat dan komprehensif.

Etiologi (Penyebab)

Manifestasi Klinis (Tanda & Gejala)

Pengkajian Keperawatan

Data yang dikaji perawat pada pasien BBLR (Berat Badan Lahir Rendah):

Diagnosa & Intervensi Keperawatan

Berikut diagnosa keperawatan utama BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) (SDKI) beserta intervensi (SIKI):

1. Termoregulasi tidak efektif b.d ketidakadekuatan lapisan lemak subkutan d.d suhu tubuh <36,5°C, kulit teraba dingin, akrosianosis

Intervensi Keperawatan:

2. Defisit nutrisi b.d ketidakmampuan mengabsorbsi nutrien dan refleks isap-telan belum sempurna d.d berat badan <2500 gram, refleks menghisap lemah

Intervensi Keperawatan:

3. Risiko infeksi b.d ketidakadekuatan pertahanan tubuh primer dan imaturitas sistem imun

Intervensi Keperawatan:

Evaluasi Keperawatan

Evaluasi menggunakan format SOAP: S (data subjektif dari orang tua, mis. bayi mau menyusu/keluhan), O (data objektif: suhu aksila 36,5-37,5°C, BB meningkat, pola napas teratur tanpa apnea, tidak ada tanda infeksi), A (analisis pencapaian luaran SLKI: termoregulasi membaik, status nutrisi membaik, tingkat infeksi menurun), P (perencanaan lanjutan: lanjutkan PMK, pemantauan BB harian, dan edukasi perawatan di rumah). Evaluasi dilakukan dengan metode SOAP untuk menilai pencapaian tujuan asuhan: teratasi, teratasi sebagian, atau belum teratasi.

Lihat juga: Konsep Asuhan Keperawatan 5 Tahap · Askep Kejang Demam Anak · Askep Diare · Askep ISPA · Daftar Askep Lengkap

Ingin Mahir Menyusun Asuhan Keperawatan?

Pelajari askep secara mendalam + praktik di 40+ RS mitra. Daftar D3 Keperawatan AKPER YUKI — terakreditasi BAN-PT.

📝 Daftar PMB 2026📚 Program D3

Pertanyaan Umum (FAQ) Askep BBLR (Berat Badan Lahir Rendah)

Apa perbedaan BBLR, BBLSR, dan BBLASR?

Pembagiannya berdasarkan berat lahir: BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) yaitu <2500 gram, BBLSR (Sangat Rendah) <1500 gram, dan BBLASR (Amat Sangat Rendah) <1000 gram. Semakin rendah berat lahir, semakin tinggi risiko komplikasi seperti hipotermia, gangguan napas, dan infeksi.

Mengapa bayi BBLR mudah mengalami hipotermia?

Bayi BBLR memiliki lapisan lemak subkutan yang tipis, cadangan lemak coklat sedikit, rasio luas permukaan tubuh terhadap berat badan yang besar, serta pusat pengatur suhu di otak yang belum matang. Akibatnya kehilangan panas terjadi cepat dan produksi panas terbatas, sehingga suhu tubuh mudah turun di bawah 36,5°C.

Apa itu Perawatan Metode Kanguru (PMK) dan apa manfaatnya?

PMK (Kangaroo Mother Care) adalah perawatan bayi BBLR dengan kontak kulit ke kulit (skin-to-skin) di dada ibu/ayah secara terus-menerus. Manfaatnya menstabilkan suhu tubuh dan tanda vital, mendukung pemberian ASI, mempererat bonding, menurunkan risiko infeksi, dan mempercepat kenaikan berat badan. PMK dilakukan pada bayi yang kondisinya sudah stabil.

✓ Terakreditasi BAN-PT
✓ LAM-PTKes
✓ Yayasan UKI
✓ 40+ RS Mitra
✓ Sejak 1999