Jakarta, 13 Juni 2026 · Akademi Keperawatan Yayasan UKI (AKPER YUKI) menggelar seminar internal bertema keselamatan pasien yang diikuti mahasiswa tingkat akhir dan dosen. Seminar membahas penerapan sistem peringatan dini (early warning system) untuk mengenali perburukan kondisi pasien sebelum terjadi kegawatan.
Materi mencakup National Early Warning Score (NEWS2) untuk pasien dewasa dan Pediatric Early Warning Score (PEWS) untuk anak, cara menghitung skor dari parameter tanda vital, ambang aktivasi, jalur eskalasi bertingkat, hingga komunikasi serah terima dengan metode SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation). Dibahas pula pentingnya melibatkan kekhawatiran keluarga sebagai sinyal dini.
"Sebagian besar henti jantung di rumah sakit didahului tanda perburukan berjam-jam sebelumnya. Perawat yang terlatih membaca skor peringatan dini dapat menyelamatkan nyawa dengan eskalasi tepat waktu," ujar narasumber seminar.
Dari Riset ke Kompetensi
Topik seminar sejalan dengan penelitian dosen AKPER YUKI tentang implementasi NEWS2 dan PEWS yang telah dipublikasikan di Jurnal Keperawatan YUKI. Pendekatan ini menegaskan komitmen institusi menanamkan budaya keselamatan pasien sejak pendidikan.
Mahasiswa dapat mempelajari keterampilan penunjang di portal edukasi seperti prosedur tindakan keperawatan dan terapi oksigen, serta memahami istilah klinis melalui glosarium keperawatan.

