Jakarta, 26 Juni 2026 · Memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang jatuh setiap 26 Juni, civitas Akademi Keperawatan Yayasan UKI (AKPER YUKI) menggelar edukasi pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) bagi pelajar di wilayah Jakarta Utara.
Materi edukasi mencakup jenis dan dampak NAPZA terhadap fisik dan kesehatan jiwa, modus peredaran di kalangan remaja, keterkaitan NAPZA dengan gangguan jiwa, serta strategi menolak ajakan penyalahgunaan. Mahasiswa juga mengenalkan peran perawat dalam promosi kesehatan dan deteksi dini perilaku berisiko.
"Pencegahan jauh lebih efektif daripada rehabilitasi. Perawat berperan besar dalam edukasi dan deteksi dini di komunitas dan sekolah. Generasi muda yang sehat adalah investasi bangsa," ujar koordinator kegiatan.
Peran Perawat dalam Pencegahan
Kegiatan ini melengkapi rangkaian pengabdian masyarakat AKPER YUKI di bidang kesehatan remaja, sejalan dengan program edukasi bahaya rokok dan kesehatan jiwa sebelumnya. Penyalahgunaan NAPZA kerap berkaitan dengan masalah kesehatan jiwa sehingga pendekatan promotif-preventif sangat penting.
Informasi kegiatan pengabdian lain tersedia di LPPM AKPER YUKI, dan materi edukasi keperawatan dapat diakses publik melalui portal askep.

