Jakarta, 8 Juni 2026 · Dosen Keperawatan Medikal Bedah Akademi Keperawatan Yayasan UKI (AKPER YUKI) dipercaya menjadi narasumber Pelatihan Perawatan Luka Modern tingkat nasional yang diselenggarakan InWCCA (Indonesian Wound Care Clinician Association) pada 6-8 Juni 2026. Pelatihan diikuti 180 perawat dari 14 provinsi secara hybrid.
Materi yang dibawakan mencakup hasil penelitian tim AKPER YUKI tentang efektivitas madu Manuka pada ulkus diabetik โ riset yang didanai Hibah PPDM DIKTI Rp 135 juta dan telah dipublikasikan di Jurnal Keperawatan YUKI. Sesi praktikum membahas teknik dressing modern, Bates-Jensen Wound Assessment, dan manajemen biofilm.
"Kepercayaan ini menunjukkan riset dosen kami diakui komunitas profesi nasional. Hasil penelitian tidak berhenti di jurnal โ tapi diteruskan menjadi kompetensi perawat di lapangan," ujar Direktur AKPER YUKI.
Penguatan Rekognisi Institusi
Keterlibatan dosen sebagai narasumber nasional menjadi salah satu indikator rekognisi institusi dalam akreditasi LAM-PTKes, sekaligus memperluas jejaring AKPER YUKI dengan komunitas profesi. Sepanjang 2026, dosen AKPER YUKI telah terlibat sebagai narasumber di 6 forum nasional meliputi patient safety, dementia care, NRP, dan wound care.
Materi pengantar perawatan luka dapat dipelajari publik di halaman prosedur perawatan luka.

