Jakarta, 5 Juni 2026 · Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap 5 Juni, civitas Akademi Keperawatan Yayasan UKI (AKPER YUKI) menggelar rangkaian aksi kampus hijau: penanaman 50 pohon dan tanaman obat keluarga (TOGA) di lingkungan kampus, penerapan stasiun pilah sampah tiga warna, dan seminar mini pengelolaan limbah medis.
Seminar mini menghadirkan praktisi kesehatan lingkungan yang membahas pengelolaan limbah medis di fasilitas kesehatan โ topik yang sangat relevan bagi calon perawat. Materi mencakup pemilahan limbah infeksius vs non-infeksius, penanganan benda tajam (safety box), serta regulasi limbah B3 medis.
"Perawat adalah penghasil sekaligus pengelola limbah medis di garis depan. Kesalahan pemilahan bisa berakibat infeksi nosokomial dan pencemaran. Kesadaran ini harus ditanamkan sejak pendidikan," ujar narasumber.
Kampus Berkelanjutan
AKPER YUKI juga mencanangkan tiga komitmen keberlanjutan: pengurangan plastik sekali pakai di kantin, digitalisasi dokumen administrasi (paperless), dan kebun TOGA sebagai laboratorium hidup keperawatan komunitas. Taman TOGA akan dimanfaatkan untuk pembelajaran terapi komplementer.
Kegiatan diakhiri dengan deklarasi "Perawat Peduli Lingkungan" yang ditandatangani perwakilan mahasiswa seluruh angkatan.

