Lewati ke konten utama

Mahasiswi Semester IV Raih Juara II Lomba Asuhan Keperawatan PPNI DKI 2026

Jakarta, 16 Mei 2026 · Mahasiswi semester IV Akademi Keperawatan Yayasan UKI (AKPER YUKI), Putri Anastasia Simbolon dan timnya, berhasil meraih Juara II pada Lomba Penyusunan Asuhan Keperawatan (Askep) Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 yang diselenggarakan oleh PPNI DKI Jakarta pada 14-15 Mei 2026 di Aula PPNI DKI Cipayung.

Tim AKPER YUKI yang beranggotakan 3 mahasiswi mengangkat kasus klinis "Asuhan Keperawatan pada Pasien Pasca Operasi Kraniotomi dengan Risiko Peningkatan TIK" — sebuah kasus kompleks yang menggabungkan komponen Keperawatan Medikal Bedah lanjut dengan manajemen pasien kritis.

"Tim kami fokus pada pengkajian sistematis dengan pendekatan SBAR (Situation-Background-Assessment-Recommendation) dan diagnosa keperawatan menggunakan NANDA-I 2024-2026. Yang membuat juri tertarik mungkin adalah integrasi monitoring TIK non-invasif menggunakan parameter cek pupil dan GCS yang kami modifikasi untuk konteks RS dengan keterbatasan alat," ujar Putri Anastasia, ketua tim.

Tim Pemenang

  • Putri Anastasia Simbolon (Ketua) — Mahasiswi Semester IV
  • Maria Florentina Pratiwi (Anggota) — Mahasiswi Semester IV
  • Galang Hardiyanto (Anggota) — Mahasiswi Semester IV
  • Ns. Sri Mulyani, S.Kep., M.Kep. (Pembimbing) — Dosen Keperawatan Medikal Bedah AKPER YUKI

Proses Lomba Dua Tahap

Lomba berlangsung dalam 2 tahap. Tahap 1 (online, 14 Mei) berupa pengiriman dokumen askep tertulis untuk dinilai oleh 5 juri ahli. Tahap 2 (offline, 15 Mei) berupa presentasi kasus selama 15 menit dilanjutkan tanya jawab 10 menit dengan juri.

Sebanyak 24 tim dari 18 institusi pendidikan keperawatan se-DKI Jakarta mengikuti lomba ini, termasuk akademi keperawatan, fakultas keperawatan, dan stikes. Juara I diraih tim dari STIKes Sint Carolus, Juara III dari Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia.

Apresiasi & Dampak

Direktur AKPER YUKI memberikan apresiasi khusus kepada tim pemenang dalam upacara apel pagi Senin (18/5). "Prestasi ini bukti bahwa mahasiswa AKPER YUKI mampu bersaing dengan institusi besar di Jakarta. Tetap rendah hati dan terus berinovasi," ucapnya.

Tim pemenang mendapat sertifikat dari PPNI DKI, hadiah uang pembinaan Rp 5 juta, dan kesempatan presentasi kasus di Konferensi Nasional PPNI 2026 yang akan diselenggarakan di Bali pada November 2026. Selain itu, ketiga anggota tim akan ditampilkan pada profil Alumni AKPER YUKI mendatang.

Bagi mahasiswa lain yang tertarik mengikuti lomba serupa, Bagian Kemahasiswaan secara berkala mengumumkan kompetisi di halaman berita dan SIAKAD.

โœ“ Terakreditasi BAN-PT
โœ“ Terdaftar LAM-PTKes
โœ“ Yayasan UKI
โœ“ 40+ RS Mitra
โœ“ 1.200+ Alumni
โœ“ Sejak 1999