Jakarta, 11 Mei 2026 · Akademi Keperawatan Yayasan UKI (AKPER YUKI) menyelenggarakan pelatihan intensif "Komunikasi Terapeutik dalam Pembelajaran Klinik" untuk 18 dosen tetap selama 3 hari (9-11 Mei 2026) di aula kampus. Pelatihan ini bertujuan memperkuat kompetensi pedagogis dosen dalam mengajarkan komunikasi terapeutik kepada mahasiswa keperawatan.
Pelatihan dipandu oleh Dr. Ratna Megawati, S.Psi., M.Psi., psikolog klinis dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Materi mencakup teknik active listening, empati profesional, manajemen pasien marah/cemas, komunikasi dengan keluarga pasien kritis, serta penanganan situasi sulit seperti penyampaian berita buruk (breaking bad news).
"Komunikasi terapeutik adalah jantung pelayanan keperawatan. Perawat yang teknis tanpa kemampuan komunikasi yang baik akan kehilangan kepercayaan pasien. Dosen kami harus menjadi role model dalam hal ini," ujar Wakil Direktur Bidang Akademik dalam sambutan pembukaan.
Metode Pelatihan Berbasis Role-Play
Pelatihan menggunakan pendekatan andragogi (pendidikan untuk dewasa) dengan kombinasi ceramah singkat (30%), diskusi kasus (20%), role-play (40%), dan refleksi (10%). Setiap peserta memerankan minimal 8 skenario komunikasi yang berbeda, mulai dari pasien geriatri dengan gangguan pendengaran hingga keluarga pasien terminal.
Salah satu skenario yang paling menantang adalah simulasi pemberian informasi kepada keluarga pasien dengan diagnosa kanker stadium lanjut. Peserta dievaluasi oleh psikolog klinis dan mendapat feedback langsung untuk perbaikan teknik komunikasi.
Outcome & Tindak Lanjut
Sebagai output, setiap dosen menyusun modul mini "Komunikasi Terapeutik" yang akan diintegrasikan ke dalam mata kuliah masing-masing. Modul ini akan menjadi referensi bersama yang dapat diakses melalui LMS AKPER YUKI.
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen AKPER YUKI dalam peningkatan mutu akademik berkelanjutan. Selanjutnya, dosen yang telah mengikuti pelatihan akan menjadi mentor dalam workshop komunikasi terapeutik untuk mahasiswa semester II yang dijadwalkan Agustus 2026.
"Investasi pada pengembangan dosen adalah investasi langsung kepada kualitas lulusan kami. Mahasiswa kami nantinya akan keluar dengan bekal komunikasi yang setara dengan lulusan kampus top di Indonesia," tambah Direktur AKPER YUKI menutup kegiatan.

