Melayani, bukan Dilayani

Peluncuran Lab Skill Simulasi Berbasis VR/AR Senilai Rp 1,2 Miliar

Jakarta, 28 November 2025 · AKPER YUKI meresmikan Lab Skill Simulasi Berbasis Virtual Reality (VR) & Augmented Reality (AR) di gedung B lantai 3 kampus Tanjung Priok. Investasi senilai Rp 1,2 miliar ini menjadikan AKPER YUKI sebagai salah satu institusi pendidikan keperawatan vokasi pertama di Jakarta yang mengintegrasikan teknologi VR/AR dalam pembelajaran skill klinis.

Fasilitas Lab

Lab Simulasi VR/AR berukuran 120 m² terdiri dari:

  • 10 unit VR Headset Meta Quest 3 dengan tracking 6DOF
  • 5 unit AR Glass Magic Leap 2 untuk pembelajaran anatomi 3D
  • 1 unit Manekin Hi-Fidelity SimMan 3G dari Laerdal untuk simulasi gawat darurat
  • 2 unit Manekin Birth Simulator untuk skill obstetri
  • Smart classroom dengan 4 layar TV 75" untuk debriefing simulasi
  • Recording system 4 kamera + microphone untuk review performance
  • Software keperawatan: Body Interact, vSIM for Nursing, Oxford Medical Education VR

Modul Pembelajaran Tersedia

15 modul VR/AR sudah terinstall dan siap digunakan:

  • Anatomi 3D interaktif (semua sistem tubuh) · AR
  • Skill psikomotor: IV cannulation, NGT, urinary catheter, wound care · VR + manekin
  • Simulasi gawat darurat: code blue, sepsis, syok · SimMan + VR scenario
  • Kasus kompleks: stroke, MI, DKA, eklampsia · VR immersive
  • Komunikasi terapeutik dengan pasien virtual berbasis AI · VR
  • Simulasi keperawatan jiwa: pasien depresi, skizofrenia, demensia
  • Patient safety training: medication error scenarios, fall prevention

Pendanaan

Investasi Rp 1,2 miliar berasal dari kombinasi sumber:

  • Hibah Direktorat Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek: Rp 600 juta
  • Yayasan UKI: Rp 400 juta
  • Dana CSR PT Pertamedika IHC: Rp 200 juta (peralatan SimMan)

Manfaat Pembelajaran

Penelitian internasional menunjukkan lab simulasi VR/AR memberikan:

  • Peningkatan retensi pembelajaran 25–40% dibanding metode konvensional
  • Pengurangan medication error mahasiswa di praktik klinis hingga 60%
  • Peningkatan kepercayaan diri (self-efficacy) menghadapi pasien nyata
  • Pembelajaran scenario gawat darurat berulang tanpa risiko ke pasien

Integrasi Kurikulum

Mulai semester genap 2025/2026, semua mata kuliah Keperawatan Medikal Bedah, Maternitas, Anak, Gawat Darurat, dan Jiwa wajib menyelenggarakan minimal 30% sesi praktikum di lab simulasi. Mahasiswa harus lulus skill check via simulasi sebelum diizinkan praktik klinis di RS.

Akses Publik

Lab juga dibuka untuk masyarakat profesional melalui program continuing professional development (CPD):

  • BTCLS Simulator (3 hari, Rp 1,5 juta · alumni AKPER diskon 50%)
  • NCLEX-RN Prep dengan VR (1 minggu, Rp 2 juta)
  • Workshop tutor klinik untuk dosen institusi lain (gratis, undangan)
"Lab ini bukan hanya tentang teknologi, tapi tentang mempersiapkan perawat masa depan yang kompeten, aman bagi pasien, dan adaptif terhadap perubahan dunia kesehatan," ujar Direktur AKPER YUKI dalam peresmian.